Senin, 8 Des 2025
Bisnis

Job Fair Batam Dibuka Sasar Tenaga Kerja Lokal

1.185 𝘓𝘰𝘸𝘰𝘯𝘨𝘢𝘯 𝘋𝘪𝘣𝘶𝘬𝘢 𝘰𝘭𝘦𝘩 39 𝘗𝘦𝘳𝘶𝘴𝘢𝘩𝘢𝘢𝘯, 𝘛𝘦𝘳𝘣𝘶𝘬𝘢 𝘶𝘯𝘵𝘶𝘬 𝘓𝘶𝘭𝘶𝘴𝘢𝘯 𝘚𝘔𝘈 𝘩𝘪𝘯𝘨𝘨𝘢 𝘚𝘢𝘳𝘫𝘢𝘯𝘢 (fto/ist)

LIPUTANWARTANEWS.ID|BATAM – Wali Kota Batam, Amsakar Achmad, membuka secara resmi Job Fair Batam 2025 di Kampus Universitas Putera Batam (UPB) Tembesi, Selasa (5/8/2025). Kegiatan ini digelar untuk memperluas akses kerja dan menekan angka pengangguran di Batam.

Dalam sambutannya, Amsakar menyebut job fair sebagai implementasi Peraturan Pemerintah Nomor 13 Tahun 2003, yang menjamin hak warga negara atas kesempatan kerja.

“Rekrutmen harus adil dan terbuka. Job fair seperti ini menjembatani dunia usaha dan para pencari kerja,” kata Amsakar.

Namun Amsakar menyoroti kondisi paradoks yang terjadi di Batam. Meski investasi terus meningkat, angka pengangguran justru ikut naik.

“Idealnya, saat investasi naik, pengangguran turun. Tapi yang terjadi sebaliknya. Ini menunjukkan ada yang keliru,” ujarnya.

Ia menduga, sistem rekrutmen yang tidak berpihak pada tenaga kerja lokal menjadi salah satu penyebab. Banyak perusahaan menggunakan vendor penyedia tenaga kerja dari luar daerah, sehingga tenaga kerja lokal tersisih.

“Kalau vendornya dari luar, ya tenaga kerja yang masuk juga dari luar. Saya tidak melarang, tapi mohon beri ruang untuk anak-anak Batam. Minimal 15 sampai 20 persen,” pintanya.

Amsakar juga mengungkapkan bahwa dirinya telah bertemu dengan 100 perwakilan HRD dari berbagai perusahaan. Ia menekankan agar ke depan, rekrutmen lebih berpihak pada warga lokal.

“Jika pengangguran dan kemiskinan bisa ditekan, itu pertanda pembangunan kita berjalan ke arah yang benar,” katanya.

Ia menegaskan, pembangunan bukan sekadar infrastruktur, tapi juga soal memberdayakan masyarakat.

“Pembangunan itu mengadakan yang belum ada, meningkatkan yang sudah ada, dan memberdayakan. Saat ini, kita sedang fokus memberdayakan tenaga kerja lokal,” tegasnya.

Pemko Batam dan Pemprov Kepri, lanjut Amsakar, juga akan mengoptimalkan peran Balai Latihan Kerja (BLK) dan mendorong SMK menyesuaikan jurusan dengan kebutuhan industri.

“Kalau dunia usaha butuh programmer dan ahli AI, maka sekolah kita harus siap menyuplai. Kita harus menatap masa depan,” tambahnya.

Tahun ini, pelaksanaan job fair berlangsung lebih tertib. Pendaftaran dilakukan secara online, dan jadwal wawancara dibagi dalam tiga hari, 5–7 Agustus 2025.

“Tidak ada antrean panjang seperti dulu. Yang datang sudah terdaftar dan punya jadwal. Ini pembenahan yang patut diapresiasi,” ucapnya.

Kepada para pencari kerja, Amsakar berpesan untuk terus meningkatkan kemampuan dan siap menghadapi tantangan dunia kerja.

“Semoga yang hadir hari ini mendapat pekerjaan yang diimpikan. Jangan berhenti belajar. Dunia kerja berubah cepat, dan kita harus siap bersaing,” tutupnya.

Sementara itu, Plt. Kepala Dinas Tenaga Kerja Kota Batam, Nurul Iswahyuni, menyampaikan bahwa Job Fair 2025 menjadi salah satu strategi pemkot untuk menekan pengangguran.

“Job fair ini mempertemukan pencari kerja dengan perusahaan, sekaligus membantu dunia usaha mendapatkan tenaga kerja sesuai kebutuhan,” ujarnya.

Tahun ini, job fair diikuti oleh 39 perusahaan dari berbagai sektor dengan total 1.185 lowongan untuk 265 jabatan.

Kesempatan kerja terbuka bagi lulusan SMA/SMK hingga perguruan tinggi, baik fresh graduate maupun tenaga berpengalaman.

Sebagai catatan, hingga Juli 2025, Dinas Ketenagakerjaan (Disnaker) Kota Batam mencatat sekitar 17 ribu pencari kerja telah terdaftar. Jumlah ini diperkirakan akan meningkat menjadi 21 ribu orang hingga akhir tahun.

Sebagai perbandingan, pada 2024 lalu jumlah pencari kerja di Batam mencapai 24 ribu orang, sedangkan lowongan yang tersedia hanya sekitar 17 ribu. Artinya, sekitar 7 ribu pencari kerja belum terserap ke dunia kerja.

Tags:Job FairTenaga Kerja Lokal


Baca Juga

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *